SENSOR CAHAYA WIRELESS ( SENSOR ALARM )

Rp150.000

In stock

Category:
Sensor cahaya alarm nirkabel terdiri dari panel kontrol, sirene, dan sensor yang terhubung secara nirkabel dan berfungsi menggunakan baterai. Sensor gerak mendeteksi gerakan tubuh manusia menggunakan infra merah pasif (PIR), sementara sensor pintu/jendela menggunakan dua bagian yang terhubung secara magnetis yang akan terpisah saat pintu atau jendela dibuka, memicu alarm. 

Cara Kerja Sensor dan Alarm Nirkabel
  1. 1. Deteksi Gerakan (Sensor Gerak PIR):
    Sensor ini mendeteksi pancaran panas inframerah yang dipancarkan tubuh manusia. Saat ada gerakan yang terdeteksi, sensor mengirimkan sinyal ke panel kontrol. 

  2. 2. Deteksi Pembukaan (Sensor Pintu/Jendela):
    Sensor ini memiliki dua bagian yang saling terhubung. Ketika pintu atau jendela dibuka, kedua bagian terpisah, memicu sinyal ke panel kontrol. 

  3. 3. Pengiriman Sinyal Nirkabel:
    Sinyal dari sensor dikirim secara nirkabel ke panel kontrol utama. 

  4. 4. Pemicuan Alarm:
    Setelah menerima sinyal dari sensor, panel kontrol mengaktifkan sirene alarm yang bersuara keras (misalnya 120 dB), memberi peringatan akan adanya intrusi. 

  5. 5. Peringatan ke Ponsel:
    Sistem ini juga dapat mengirimkan peringatan ke ponsel pintar pengguna, memberikan informasi tentang lokasi yang diakses. 

Keunggulan Sistem Alarm Nirkabel
  • Instalasi Mudah:
    Teknologi nirkabel memungkinkan pemasangan yang praktis tanpa rumitnya kabel. 

  • Fleksibilitas:
    Sensor dapat dipasang di berbagai lokasi, seperti dekat pintu, jendela, atau di area strategis lainnya. 

  • Operasi Berbasis Baterai:
    Sistem ini dapat berfungsi tanpa listrik, menggunakan tenaga baterai yang terhubung ke panel kontrol dan sirene. 

  • Kontrol Jarak Jauh:
    Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan alarm dari jarak jauh menggunakan remote atau aplikasi di ponsel pintar. 

Main Menu

SENSOR CAHAYA WIRELESS ( SENSOR ALARM )

SENSOR CAHAYA WIRELESS ( SENSOR ALARM )

Rp150.000

Add to Cart